oleh

Marcus Rashford Angkat Moril Pemain Chelsea Yang Dihina

Marcus Rashford Angkat Moril Pemain Chelsea Yang Dihina

Gilabola.com – Marcus Rashford angkat moril pemain Chelsea yang dihina secara rasial. Pemain klub kontestan Piala Super Eropa itu bahkan sempat diancam akan dibunuh.

Marcus Rashford ikut emosi melihat pemain Chelsea, Tammy Abraham, dilecehkan oleh beberapa fans setelah pertandingan Piala Super Eropa antara The Blues dan Liverpool. Bintang Manchester United itu langsung memberikan dukungan moril pada Tammy.

Rashford dilaporkan Fox Sports Asia mengirimkan sebuah cuitan untuk mendukung Abraham selama masa muram ini. Sang bintang The Red Devils menyebutkan bahwa semua orang seharusnya merayakan bakat muda Inggris setelah insiden tersebut, bukan malah menghinanya.

“Angkatlah kepala Anda dan tetap semangatlah wahai Tammy Abraham, kita semua telah mengalami hal seperti itu, ya itulah dunia sepak bola. Kita seharusnya merayakan bakat pemain muda Inggris tidak seperti ini,” ujar Rashford.

Berita Terkait

Advertisement

advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Tammy Abraham menjadi subyek penghinaan dan pelecehan rasial setelah ia menggagalkan eksekusi penalti yang mengakibatkan Liverpool mengangkat Piala Super Eropa, memicu kemarahan di antara suporter. Tak beruntung, tendangan penalti yang ia lepaskan masih sukses digagalkan Adrian meski tayang ulang memperlihatkan jika kiper Liverpool itu keluar garis gawang sebelum Tammy menendang.

Marcus Rashford mendukung Tammy Abraham

Karuan fans emosi dan menyalahkan kegagalan Tammy dengan penuh kebencian dan hinaan rasial. Pelecehan rasis secara online terhadap sang striker The Blues setelah laga itu telah disebut “menjijikkan” dan “semakin diprediksi” oleh Kick it Out.

Nyanyian rasis dan pelecehan online telah menjadi lazim dalam pemberitaan belakangan ini, dan bintang Manchester City Raheem Sterling telah menjadi salah satu pemain yang menuntut tindakan yang tepat harus diambil terhadap mereka yang memanjakan diri di dalamnya akibat tak mendapatkan hukuman berat.

Sayangnya, pelecehan dan segala penghinaan rasial seperti ini tampaknya tidak akan pergi dari pertandingan, termasuk di Liga Inggris, dalam waktu dekat. Berpeluang terjadi kembali dengan menyasar pemain lain.

Berita Internasional

ARTIKEL INI TELAH TAYANG DI SITUS BERITA BOLA GILABOLA

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan