oleh

Pemain Chelsea Diancam Mati Usai Gagalkan Kemenangan The Blues

Pemain Chelsea Diancam Mati Usai Gagalkan Kemenangan The Blues

Seorang pemain Chelsea yang jadi penyebab kekalahan dari Liverpool pada ajang Piala Super Eropa, tadi malam, diancam mati.

Tammy Abraham menerima ejekan untuk warna kulitnya dan diancam mati setelah menjadi penyebab kekalahan Chelsea pada adu penalti tadi melawan Liverpool di ajang Piala Super Eropa.

Striker Inggris berusia 21 tahun itu, yang menjadi eksekutor terakhir bagi pasukan Frank Lampard tersebut, gagal melesakkan bola dalam tendangan penalti terakhir bagi The Blues dalam final Piala Super di Vodafone Park di Istanbul pada Rabu malam, waktu setempat.

Tendangan penalti Tammy Abraham diselamatkan oleh kiper nomor dua Liverpool Adrian – meskipun replay kemudian memperlihatkan bahwa sang kiper Spanyol itu sudah keluar dari garis gawang sesaat sebelum tendangan penalti diambil. Namun tidak ada pengulangan penalti sang pemain 21 tahun itu meski aturan sepak bola menyebutkan bahwa itu merupakan pelanggaran.

Berita Terkait

Advertisement

advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Kegagalan sang pemain menjadi penyebab kekalahan kedua secara beruntun dari Chelsea dan The Blues pun kehilangan trofi pertamanya musim ini.

Organisasi Kick It Out yang menyoroti masalah-masalah rasial di lapangan sepak bola kemudian menerbitkan pernyataan di Twitter hari ini yang mengkonfirmasi terjadinya pelecehan ras terhadap striker Inggris tersebut, yang mengenakan jersey No 9.

Mereka menulis: “Tadi malam kami menerima laporan pelecehan rasis yang diarahkan pada Tammy Abraham di media sosial setelah pertandingan Chelsea di ajang Piala Super UEFA. Pelecehan seperti itu sekarang semakin bisa diprediksi, tetapi tidak kalah menjijikkan.”

“Kami mengirimkan dukungan kami kepada Tammy dan mengulangi seruan kami bagi Twitter dan perusahaan media sosial lainnya untuk menekan tingkat penyalahgunaan seperti ini. Ini adalah seruan untuk bertindak – kami ingin tahu apa yang akan mereka lakukan untuk mengatasi masalah berbahaya ini,” kata organisasi itu seperti dikutip oleh The Sun.

Bukan hanya pelecehan atas dasar warna kulit, Tammy Abraham juga menerima ancaman mati setelah dituding menjadi penyebab kekalahan Chelsea. Namun dukungan suporter sama banyaknya.

Berita Internasional

ARTIKEL INI TELAH TAYANG DI SITUS BERITA BOLA GILABOLA

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan