oleh

Transisi Masih Jadi Masalah Persib

Persib hanya bisa bermain imbang 2-2 kontra Persela Lamongan pada laga pekan ke-13.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — Persib Bandung masih bermasalah dengan transisi dari menyerang ke bertahan serta koordinasi lini belakang. Akibat kelemahan ini, Persib hanya bisa bermain imbang 2-2 kontra Persela Lamongan pada laga pekan ke-13 Liga 1 2019 di Stadion Surajaya, Lamongan, Kamis (8/8) malam. Padahal, Maung Bandung berpeluang membawa pulang tiga angka.

Pelatih Persib Robert Alberts menilai timnya memulai laga dengan lamban pada 10 menit awal sehingga Persela mendominasi permainan, trutama dari sisi kiri dan mereka mampu mencetak gol pada menit ke-13 melalui Alex Goncalves. Tapi Persib bangkit dan mencetak gol balasan lewat Esteban Vizcarra semenit berselang. Vizcarra menanduk umpan sepak pojok Febri Hariyadi.

Persib kembali menambah pundi melalui gol Achmad Jufriyanto dengan skema serupa pada menit ke-21. Ketika unggul, Robert mengakui kekuatan lini pertahanannya berkurang.

“Lini pertahanan kami kurang cepat dalam merespons serangan lawan. Para pemain kami sedikit lamban dalam transisi, sehingga Persela mampu menembus pertahanan kami lewat bola panjang, hingga akhirnya menyamakan kedudukan 2-2,” kata Robert seusai laga.

Lepas dari penjagaan, Goncalves mencetak gol keduanya pada laga ini dengan indah pada menit ke-60. Ia menerima operan dari sayap, kemudian melambungkan bola melewati jangkauan kiper I Made Wirawan yang keluar dari sarangnya. Skor 2-2 ini akhirnya bertahan hingga laga usai.

Terlepas dari kegagalan menang, pelatih asal Belanda ini mencatatkan beberapa kemajuan yang sudah dilakukan oleh Maung Bandung. Salah satunya permainan Vizcarra sudah mulai menyatu dengan tim.

Selain itu, para pemain Persib dinilainya mampu memotivasi diri. Meski akhirnya imbang, Persib tetap berupaya menyerang untuk mencari gol kemenangan hingga peluit tanda akhir pertandingan berbunyi.

“Jadi saya kira jika melihat keadaannya di sini, bermain lawan Persela yang memiliki penyerangan yang bagus, lalu juga mereka didukung oleh para suporternya, ini hasil yg bagus buat kami,” kata Robert.

Persib naik dua tingkat ke urutan 11 klasemen sementara Liga 1 dengan 14 poin. Sementara Persela tetap di urutan 15 dengan 11 poin.

Persib harus segera memperbaiki kelemahan dalam transisi tersebut. Sebab dalam beberapa kekalahan, Maung Bandung bukannya tak melawan. Akan tetapi, Supardi dkk seperti tak punya jawaban menghentikan serangan balik cepat lawan. Kelemahan ini sangat terlihat ketika Persib dipermak Persebaya dan Arema FC pada laga-laga sebelumnya.

ARTIKEL INI TELAH TAYANG DI SITUS BERITA OLAH RAGA KANAL SEPAKBOLA – REPUBLIKA

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan